Twitter
RSS

Teknik Arpeggio

0

Teknik Arpeggio

Arpeggio merupakan gabungan nada yang bertahap dan dibunyikan secara berurutan yang merupakan bentukan sebuah chord tertentu.
Tips untuk melatih arpeggio ini sebaiknya kita memperhatikan akurasi nada, tehnik picking, posisi jari. ingat untuk memulai latihan dengan tempo yang sedang sampai anda menjadi terbiasa kemudian percepat temponya sedikit demi sedikit, jika anda hanya mengandalkan kecepatan jari tangan kiri dan tidak didukung dengan picking yang akurat maka hasilnya akan ada not yang tidak jelas bunyinya, maka dari itu kuncingnya adalah sinkronisasi jari tangan kiri anda dengan picking anda. mulailah latihan dengan tempo lambat, fokuskan untuk keakuratan nada dahulu.

Ex.1 Arpeggio descending

pada latihan ini kita akan menggunakan 4 chord yaotu Dmaj, Em, F#m dan Gmaj, pada chord Dmaj kita akan melakukan arpeggio dengan urutan nada D-F#-A-D-F#(Dmaj) E-G-B-E'-G(Em), F#-A-C#-F#'-A'(F#m), G-D-B-G'-B'(Gmaj).

Dmaj Em
----------------2-------------------------3----------
-------------3-----3-------------------5-----5-------
---------2-----------2---------------4----------4----
------4----------------4----------5----------------5-
---5---------------------------7---------------------
-----------------------------------------------------

F#m Gmaj
----------------5-------------------------7----------
-------------7-----7-------------------8-----8-------
---------6-----------6---------------7----------7----
------7----------------7----------9----------------9-
---9---------------------------10--------------------
-----------------------------------------------------


Ex.2 Arpeggio ascending


----------------2----5-----|-----7---5-----------------
-------------3-------------|-----------5---------------
---------2-----------------|---------------4-----------
------4--------------------|------------------5--------
---5-----------------------|---------------------7-----
---------------------------|---------------------------



----------------5----9-----|----10---7-----------------
-------------7-------------|-----------8---------------
---------6-----------------|---------------7-----------
------7--------------------|------------------9--------
---9-----------------------|---------------------10----
---------------------------|---------------------------


Ex.3 Simple Classic Arpeegio


~~~
-4--1--------1-4--7---4--------4--7---10--7--------7--12----
-------3---3-------------6---6--------------9----9----------
---------4-----------------7------------------10------------
------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------

Setelah Mempelajari Tehnik arpeggio di atas, cobalah untuk melatih arpeggio dengan posisi chord lainnya dengan tujuan memperluas pengetahuan, dan posisi jari. tujuan dari mempelajari tehnik arpeggio ini adalah untuk mencapai keterampilan jari, akurasi nada, serta kecepatan yang menakjubkan seperti para dewa gitar yang menjadi idola kita. Tetapi saya ingatkan agar anda berlatuh secara bertahap dan teratur agar mendapatkan dasar permainan yang bagus terlebih dahulu. Selamat Berlatih!

MICHAEL ROMEO

0
MICHAEL ROMEO



Michael Romeo James (lahir 6 Maret 1968) adalah gitaris Amerika dan anggota pendiri grup progressive metal Symphony X. Michael adalah salah satu dari dua anggota untuk muncul di setiap rilis  Symphony  X (yang lainnya Michael Pinnella).

Michael Romeo pengantar untuk pelatihan musik formal mulai dengan pelajaran piano ketika ia berusia 10 tahun  Ia juga bermain klarinet.. Namun, tidak sampai setelah mendengar album pertamanya Kiss bahwa dia serius mempertimbangkan beralih ke gitar. Dia akhirnya membeli gitar akustik murah di garage sale.

Dipengaruhi oleh Kiss, Led Zeppelin, Rush, AC / DC, Black Sabbath, Iron Maiden, dan Emerson, Lake & Palmer,  ia menjadi serius tentang gitar setelah mendengarkan album Blizzard of Ozz dan Diary dari Gila dari Ozzy Osbourne. Dia juga sangat dipengaruhi oleh teknik neoklasik dan gaya Randy Rhoads,  Yngwie Malmsteen, dan Uli Jon Roth. Pengaruh Romeo sendiri telah terhapus pada pemain muda, termasuk DragonForce's Herman Li, yang terdaftar Romeo antara Top nya 10 gitaris favorit di 2010.

JASON BECKER

0
JASON BECKER



Jason Becker (lahir 22 Juli 1969) adalah gitaris metal neo-klasik Amerika. Pada umur 16 dia telah menjadi bagian dari duo Cacophony yang diproduseri oleh Mike Varney bersama temannya Marty Friedman. Bersama mereka telah merilis Speed Metal Symphony (1987) dan Go Off! (1988), yang akhirnya membuat mereka terkenal karena memiliki teknik kelas dunia.
Gaya Permainan
Sebagaimana kebanyakan gitaris neo-klasikal, Beker mempelajari kaya pebiola Virtuoso Nicolò Paganini. Dia kemudian menggubah interpretasi dari Paganini's 5th Caprice dan memainkannya pada instructional guitar video-nya. Becker dikenal dengan kemampuannya untuk bermain gitar dengan sangat cepat. Meski demikian, dia banyak dipuji karena kemampuannya untuk fokus pada pembentukan melodi, tidak hanya kemampuan teknis. Lagu Serrana, yang muncul dalam Perspective (album), adalah karya yang didasarkan pada arpeggio yang menunjukkan penguasaannya terhadap sweep-picking.
Musikalitas Jason tumbuh saat bermain bersama with Marty Friedman. Dia banyak menulis lagu bersama Marty Friedman, sense of melodynya banyak dipengaruhi oleh Marty Friedman dan sangat terpacu untuk mencapai teknik gitar yang lebih tinggi lagi. Barisan harmonisasi melodi mereka menjadi trademark mereka hingga saat ini.
Jason dan Marty melakukan tur bersama dengan Cacophony di Jepang dan Amerika Serikat, dan pada tahun 1989 Jason meninggalkan Cacophony untuk mengejar karir solonya, dan merilis album solo pertamanya yang berjudul Perpetual Burn di tahun 1988.
ALS
Pada umur 20, Jason bergabung dengan David Lee Roth's band, yang dianggap merupakan excellent gig buat gitaris pendatang baru (gitaris yang digantikan adalah Steve Vai). Pada saat merekam album A Little Ain't Enough dan mempersiapkan turnya, Jason mulai merasa pincang di kaki kirinya. Kemudian dia didiagnosa menderita Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS - atau Lou Gehrig's Disease) dan divonis bahwa hidupnya tinggal lima tahun lagi. Dia hampir tidak dapat menyelesaikan rekaman dengan menggunakan low-gauge (thin) guitar strings (gitar dengan senar tipis) , yang digunakan untuk mempermudah bermain gitar dengan tangan yang semakin melemah (pada saat ini tidak ada yang mengetahui penyakitnya kecuali temannya, Steve Hunter. Meskipun pada akhirnya dia bisa menyelesaikan album tersebut (yang akhirnya mendapat gold), dia terpaksa tidak dapat melakukan tur karena ketidakmampuannya bermain di atas panggung.

Perspective dan The Berry Jams

Pada tahun 1996 Becker merilis sebuah album berjudul Perspective, sebuah album instrumentalia yang diciptakannya (kecuali lagu Bob Dylan Meet me in the morning yang dimunculkan pada track terakhir). Penciptaan musik rekaman tersebut telah dimulai sebelum ALS melumpuhkan kemampuannya bermain. Dengan menggunakan gitar dan sebuah keyboard pada saat dia tidak dapat menggerakkan kedua tangannya, dia terus menciptakan saat penyakitnya memburuk. Meski demikian, ketika Becker tidak dapat lagi bermain keuboard secara fisik, teman dan produser musik Mike Bemesderfer membantunya dengan music-composing computer program yang dapat mebaca gerakan kepalanya. Hal ini mebuat Becker mampu terus berkarya meskipun dia sudah kehilangan kendali atas seluruh tubuhnya.
Akhirnya dia kehilangan kemampuannya untuk berbicara (karena dia tidak bisa menggerakkan mulutnya) dan berkomunikasi dengan menggunakan matanya melalui sebuah sistem yang dikembangkan oleh keluarganya. Meskipun ALS secara bertahap merenggut kemampuannya untuk bermain gitar, berjalan, dan akhirnya berbicara, secara mental dia tetap sehat dan melalui bantuan computer dia terus berkarya. Di bagian belakang kotak CD Perspective, Jason mengatakan "Aku mempunyai Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS atau Lou Gehrig's Disease), yang membuat tubuhku cacat dan membuatku tidak dapat berbicara, tapi tidak pikiranku". Dalam usian 30an, kondisi medisnya tetap stabil sejak 1997, yang sangat jarang terjadi pada ALS.
Beberapa tahun kemudian Becker merilis Raspberry Jams (1999) dan Blackberry Jams (2003), yang pertama berisi berbagai demo-tracks yang tidak dirilis dam yang kedua berisi demo-tracks, yang kemudian dikerjakan ulang dan diterbitkan dalam album lain.
Dua album tribut telah dikeluarkan untuk Jason Becker, yang berisi banyak gitaris yang memainkan lagu-lagunya. Keuntungan dari labum tersebut digunakan untu membantu Jason Becker dengan penyakitnya.

Prospek Masa Depan

Jason dan temannya, aktor Matt Schulze berencana membuat film tentang hidupnya, sementara berjudul Mr. Tambourine Man. Menurut situs resmi Jason, Fender and Charvel akan membuat gitar untuk film tersebut dan berencana untuk merilis sebagian diantaranya untuk umum.
Shrapnel records akan merilis album "Best of Jason Becker". Album ini akan menampilkan lagu baru yang diciptakan Jason dan Greg Howe & Steve Hunter pada gitar, dan juga lagu-lagu lama yang belum dirilis.

Diskografi

Solo
  • Perpetual Burn (1988)
  • Perspective (1996)
  • The Raspberry Jams (1999)
  • The Blackberry Jams (2003)
Cacophony
  • Speed Metal Symphony (1987)
  • Go Off! (1988)
David Lee Roth
  • A Little Ain't Enough (1991)


ALS (amyotrophic lateral sclerosis), dalah penyakit syaraf yang fatal dan progresif . Baik syaraf motorik atas dan syaraf motorik bawah mengalami degenerasi atau mati, menghentikan pengiriman pesan ke otak. Karena tidak bisa berfungsi, otot secara bertahap melemah, tidak berfungsi (atrophy/hancurnya jaringan dalam tubuh), dan mengalami fasciculations (kontraksi otot karena otot mengecil) karena kehilangan fungsi syaraf. Pada akhirnya kemampuan otak untuk memulai dan mengendalikan gerak hilang. Meski demikian, pasien tetap memiliki intelegensi, ingatan, dan kepribadian yang sama seperti sebelum terkena penyakit, termasuk pada pasien yang sudah berada pada tahap lanjut.

sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Jason_Becker
                dari majalah,
                debbyvrx.blogspot.com

MARTY FRIEDMAN

0
MARTY FRIEDMAN


Marty Friedman merupakan dewa gitar yang paling melodius dan paling berhati-hati dalam pemilihan nada (Note Selection). Seperti yang diutarakan gitaris Jason Becker bahwa setiap detik, setiap nada yang dimainkan Marty mencerminkan penjiwaan yang sangat mendalam. Semua ini dapat Anda rasakan sendiri ketika Anda memainkan salah satu dari lagu Marty.

Marty diakui dunia dengan solonya yang tematik. Album solonya "Scenes" menjadi Album Instrumental Terbaik ke-2 tahun 1993, sekaligus menjadi Gitaris Terbaik nomor 2 tahun 1993 atas solonya pada lagu "Symphony Of Destruction" (Megadeth). Sebelumnya Marty juga banyak menerima penghargaan award dari International Reader's Polls yang mensejajarkan dirinya dengan gitaris kelas dunia lainnya.

Marty Friedman sudah rekaman sejak 1980 bersama group band pertamanya Deuce, namun baru terkenal di dunia musik ketika ia bergabung dengan salah satu group band terbesar: "Megadeth" pada tahun 1990. Sungguh sebuah perjuangan yang berat bagi Marty untuk bergabung dengan Megadeth. Konon ketika Megadeth memilih calon gitaris barunya, Marty membawa perlengkapan gitarnya satu mobil truk untuk meyakinkan bahwa dia serius. Namun di luar dugaan Megadeth justru Megadeth bertambah besar berkat masuknya warna musik yang diusung oleh Marty.

Menonjolnya pengaruh Marty Friedman dapat dirasakan pada album "Rust In Peace" (Megadeth). Tahun lalu Marty memutuskan untuk meninggalkan group band Megadeth yang telah didukung lebih dari 1 dekade (10 tahun), yang kemudian diganti posisinya oleh gitaris Al Pitrelli. Kini Marty baru saja menyelesaikan album solo terbarunya dengan judul "Music For Speeding", yang kini telah beredar di Jepang dengan 2 bonus tracks. Album baru ini baru akan beredar di seluruh dunia bulan Februari atau Maret 2003. Warna musik Marty di album baru ini sudah jauh lebih modern dibandingkan album sebelumnya, di mana mixing yang dilakukan di album ini sudah sangat bagus sekali. Sejak tahun 2003 ini Marty telah pindah ke Jepang dan mencoba menjadi warga Jepang selama 1 tahun ini.

Marty sendiri sudah cukup mengegerkan dunia gitaris pada tahun 1987 sebagai pemain gitar tercepat di dunia ketika dia bergabung dengan Jason Becker dalam group band Cacophony. Marty & Jason Becker dipertemukan oleh produser Mike Varney. Mike Varney menemukan Marty di bar & Jason Becker melalui rekaman demonya, akhirnya Mike Varney mencoba untuk menyatukan musik Marty yang berbau Jepang dan Jason Becker dengan pengaruh musik klasiknya yang kental. Kemudian terbentuklah group band Cacophony dengan 2 album yang menderu-deru yang sangat disegani oleh para shredder dunia yaitu "Speed Metal Symphony" (1997) dan Go Off! (1998).

Tidak dapat dipungkiri betapa besarnya pengaruh musik Jepang terhadap permainan Marty, akhirnya Marty berhasil menggaet artis New Age yang sangat terkenal yaitu Kitaro untuk menjadi produser di album new age pertamanya Marty: Scenes. Semua proses rekaman Marty di beberapa album solonya direkam di studio rekamannya Kitaro. Album tersebut diwarnai dengan orkestra ditambah dengan instrumen lain seperti biola, piccolo, cello, koto, shakuhachi, dan piano. 

MARTY SOCIAL LIFE
Los Angeles - Tragedi Tsunami di Negeri Sakura Jepang juga menggugah hati mantan gitaris Megadeth Marty Friedman. Yang Marty jual adalah gitar kesayangannya.

"Sudah waktunya saya akan melelang semua gitar saya dari era Megadeth dan akan menyumbangkan 100% kepada korban gempa," kata Marty seperti dilansir Contact Music, Jumat (18/3/2011).

Semua gitar yang akan dijual adalah gitar yang pernah dipakai dalam rekaman Megadeth. Gitar kesayangannya itu akan dilelang di Los Angeles.

Sebelumnya, gitaris kelahiran 8 Desember 1962 itu tidak pernah menjual gitarnya. Memberikannya sebagai amal dianggap cara yang paling tepat untuk Marty.

"Saya mendorong Anda untuk menyebarkan berita ini dan memberikan tawaran tinggi," serunya.


sumber : dari majalah, morvin bluest dan etrixx berbagi informasi,
              debbyvrx.blogspot.com